Sosialisasi Aturan Penandaan Batas Blok Zona di BKSDA Aceh


Dalam rangka tindak lanjut kegiatan penataan kawasan konservasi lingkup Balai Konservasi Sumber Daya Alam Aceh maka pada tanggal 16 Februari 2021 telah dilaksanakan Sosialisasi NSPK terkait Penandaan Batas Blok KK bertempat di Aula Kantor Balai KSDA Aceh. Balai KSDA Aceh menjadi prioritas lokasi untuk dilaksanakan kegiatan ini karena pada tahun 2021 BKSDA Aceh mendapatkan anggaran penataan dan penandaan batas blok kawasan konservasi. Selain itu juga terdapat UPTD pengelola Taman Hutan Raya di Provinsi Aceh, yang sekaligus menjadi peserta dalam sosialisasi tersebut. Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah tersampaikanya pemahaman tentang penandaan zona blok kawasan konservasi Cagar Alam, Suaka Margasatwa, Taman Hutan Raya, Taman Wisata Alam sesuai dengan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.76/MenLHK-Setjen/2015.

Kegiatan Sosialisasi NSPK terkait Penandaan Batas Blok KK dan Penyusunan NSPK Zona Blok di BKSDA Aceh dilaksanakan dengan metode presentasi , diskusi serta tanya jawab terkait penandaan batas blok pengelolaan kawasan konservasi. Hasil dari Sosialisasi NSPK terkait Penandaan Batas Blok KK dan Penyusunan NSPK Zona Blok di BKSDA Aceh dapat disampaikan sebagai berikut : 

  1. Pada tahun 2020, BKSDA Aceh telah melaksanakan Penandaan Batas Blok pada dua Kawasan yaitu Suaka Margasatwa Rawa Singkil sepanjang 20 km dan Taman Wisata Alam Jantho sepanjang 20 km.
  2. Penandaan batas zona blok pada kawasan konservasi wilayah Provinsi Aceh merupakan bagian dari kegiatan Penataan Kawasan Konservasi yang harus dilaksanakan pasca penetapan zona blok kawasan konservasi.
  3. Kegiatan penandaan batas zona blok di kawasan konservasi wilayah Provinsi Aceh semakin penting untuk dilakukan oleh pengelola kawasan ,  dikarenakan saat ini sudah terjadi perubahan paradigma dalam kelola kawasan konservasi dimana akses masyarakat dan pihak lainnya semakin terbuka melalui perhutanan sosial,kemitraan, kerjasama dan perizinan sehingga tanda batas zona blok dilapangan dan informasi lainnya sebagai edukasi sangat penting diketahui berbagai pihak.
  4. Diharapkan pengelola kawasan melakukan perlu dilakukan sosialisasi kepada masyarakat sekitar kawasan setelah kegiatan Penandaan Batas Blok di kawasan konservasi, yang mana secara tidak langsung sebagai penyampaian informasi penegasan keberadaan kawasan kepada masyarakat sekitar kawasan.
  5. Jika dalam kondisi yang tidak memungkinkan dipasang plat papan agar dihindari adanya pengecatan pada batu/pohon/tebing karena hal tersebut masuk kategori vandalism. Pada kondisi tersebut disarankan untuk menggunakan batas alam  menjadi titik virtual.
  • Penyelesaian penandaan tanda batas blok dilakukan guna sebagai bahan pertimbangan perubahan fungsi blok dan sebagai bahan evaluasi fungsi blok kedepannya.
  • Untuk tanda batas tanda virtual tetap dihitung dalam pembiayaannya, dikarenakan untuk mencapai titik-titik batas tanda blok sesuai di peta tetap harus diukur dan dideskripsikan kondisi tapaknya di lapangan.
  • Batas blok yang sekaligus juga merupakan pal batas luar kawasan, dapat dilakukan pemasangan tanda batas. Hal ini dapat dijadikan salah satu alternatif kegiatan pemantapan dan pemeliharaan batas luar kawasan dengan memasang tanda blok.
  • Diharapkan untuk biaya anggaran penandaan batas zona blok sesuai Standar Kegiatan dan Biaya dapat dipertimbangkan secara perhitungan regional. Perbedaan harga dan lokasi yang jauh serta membutuhkan transportasi laut dan udara menjadi kendala bagi beberapa UPT dalam pemasangan tanda batas zona bloknya.
  • Pada kawasan konservasi yang rawan konflik tenurial dan relative tinggi tekanan masyarakatnya serta kepentingan lainnya, agar diprioritaskan untuk memdapatkan alokasi anggaran penandaan batas zona blok di tahun mendatang.

 

Sumber : Mugiharto HP ,S.Hut, MSi, PEH Muda

 

 




Berita Seputar PIKA

Reviu Rencana Kerja Direktorat Perencanaan Kawasan Konservasi 2021
Yuk berwisata Susur Mangrove di TWA Angke Kapuk Jakarta
Wisata Panorama Petung Sewu di Taman Hutan Raya Raden Soerjo
Sosialisasi NSPK Penandaan Batas Zona Blok di Kantor Balai KSDA Sumatera Selatan
Bimbingan Teknis Pengelolaan Taman Hutan Raya Raden R Soerjo, Malang, Jawa Timur
Sosialisasi Aturan Penandaan Batas Blok Zona di BKSDA Aceh
Evaluasi SAKIP Tahun 2020 Direktorat PIKA
Pembinaan Pegawai Direktorat PIKA Tahun 2020
BIMBINGAN TEKNIS DAN SUPERVISI INVENTARISASI POTENSI KAWASAN KONSERVASI
Workshop Teknis Pengelolaan Portal Balai Kliring Keanekaragaman Hayati Indonesia
Penataan Blok Taman Hutan Raya Sultan Thaha Syaifuddin- Jambi
Serunya Belajar sambil Outing Pada Peningkatan Kapasitas ASN Direktorat PIKA Tahun 2018
PELUNCURAN AWAL PORTAL BALAI KLIRING KEANEKARAGAMAN HAYATI INDONESIA
Inilah 3 Cagar Biosfer Baru di Indonesia
Bimtek Pemetaan III, Bimtek Terakhir PIKA di tahun 2018
Penutupan Bimtek Pemetaan Tahura Angkatan II
PERAN SULTAN DAN RAJA DALAM PENUNJUKAN KAWASAN KONSERVASI DAN PELESTARIAN JENIS (1920 – 1938)
Bimtek Pemetaan untuk Tahura Angkatan I (26 Februari - 3 Maret 2018)
Bimbingan Teknis/Supervisi Terkait Penyusunan Penataan Blok Kawasan Konservasi di BBKSDA Papua Barat
" Taman Buru", si Anak Tiri dari Kawasan Hutan Konservasi
Katalog Kawasan Pemulihan Ekosistem Indonesia
PENILAIAN 23 (DUA PULUH TIGA) RANCANGAN BLOK KK BALAI BESAR KSDA JAWA BARAT
PENUTUPAN MAGANG GIS PEMBUATAN PETA ARAHAN PENGELOLAAN KAWASAN KONSERVASI ANGKATAN VIII (20 – 26 Oktober 2017)
PERCEPATAN PENATAAN KAWASAN KONSERVASI
MAGANG GIS UNTUK PEMBUATAN PETA ARAHAN PENGELOLAAN KAWASAN KONSERVASI DENGAN MENGGUNAKAN APLIKASI MODEL ANALISA SPASIAL ANGKATAN VIII (16 – 20 OKTOBER 2017)
KESAN PESAN PESERTA MAGANG GIS PEMBUATAN PETA ARAHAN PENGELOLAAN KAWASAN KONSERVASI ANGKATAN VII
Surat Perihal Data Desa Sekitar Kawasan Konservasi
Surat Perihal Peta Open Area dalam Kawasan Konservasi
MAGANG GIS UNTUK PEMBUATAN PETA ARAHAN PENGELOLAAN KAWASAN KONSERVASI ANGKATAN 7 (2 – 6 OKTOBER 2017) DENGAN MENGGUNAKAN APLIKASI MODEL ANALISA SPASIAL
Perpres RI No. 88 Tahun 2017
Undangan Magang GIS Angkatan 7 dan 8
Step to Step Mengunduh Citra Landsat, MODIS di USGS EarthExplorer
Gelombang II: In House Training GIS Dit. PIKA
In House Traning GIS Dit. PIKA
Surat Edaran Pemberian Data dan Informasi Spasial Lingkungan Hidup dan Kehutanan
Petunjuk Teknis Aplikasi Model Analisa Spasial dalam Pembuatan Peta Arahan Kawasan Konservasi
Hasil Target B04T17 UPT tentang Renaksi Percepatan Kebijakan Satu Peta
Penyelenggaraan Hari Konservasi Alam Nasional Tahun 2017
Apa Kesan Peserta Magang dan Bimtek Pemetaan GIS Direktorat PIKA?
Kunjungan Kerja Direktur PIKA Ke Taman Nasional Komodo


KemenLHK