Sosialisasi NSPK Penandaan Batas Zona Blok di Kantor Balai KSDA Sumatera Selatan


Telah dilaksanakan presentasi Sosialisasi NSPK Penandaan Batas Zona Blok di Kantor Balai KSDA Sumatera Selatan pada tanggal 31 Maret 2021. Tujuan dari kegiatan Sosialisasi NSPK Penandaan Batas Zona Blok adalah agar UPT memahami kebijakan penandaan batas zona blok sesuai Perdirjen Nomor: P. 13/KSDAE/SET/KSA.0/9/2016 dan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.76/MenLHK-Setjen/2015. Kegiatan Sosialisasi ini dilakukan secara offline dan online, dihadiri oleh Balai TN Berbak Sembilang, BKSDA Jambi dan UPTD pengelola Taman Hutan Raya Orang Kayu Hitam, Taman Hutan Raya Bukit Sari dan Taman Hutan Raya Sultan Thaha di Provinsi Jambi dan Taman Hutan Raya Menumbing, Taman Hutan Raya Gunung Mangkol dan Taman Hutan Raya Gunung Lalang Provinsi Bangka Belitung.

 

Hasil dari Sosialisasi NSPK Penandaan Batas Zona Blok dapat disampaikan sebagai berikut :

  1. Pada tahun 2020, BKSDA Sumatera Selatan telah melaksanakan Penandaan Batas Blok pada dua Kawasan yaitu Taman Wisata Alam Jering Menduyung sepanjang 12,5 km dan Taman Wisata Alam Gunung Permisan sepanjang 9 km.
  2. Pada tahun 2021, BKSDA Sumatera Selatan mempunyai rencana pelaksanaan penandaan batas blok di Suaka Margasatwa Padang Sugihan dengan panjang tanda batas blok 20 km.
  3. Beberapa masukan dalam kegiatan penandaan batas zona blok sebagai berikut  :
  • Pasca penetapan zona blok pengelolaan kawasan konservasi, harus dilanjutkan dengan pemasangan tanda batas zona blok di kawasan konservasi.
  • Jika dalam kondisi zona atau blok yang saling berhimpitan, maka dapat dilakukan pemasangan tanda batas zona blok dua arah dalam satu patok.
  • Untuk tanda batas tanda virtual tetap dihitung dalam pembiayaannya, dikarenakan untuk mencapai titik-titik batas tanda blok sesuai di peta tetap harus diukur dan dideskripsikan kondisi tapaknya di lapangan.
  • Batas blok yang sekaligus juga merupakan pal batas luar kawasan, dapat dilakukan pemasangan tanda batas. Hal ini dapat dijadikan salah satu alternatif kegiatan pemantapan dan pemeliharaan batas luar kawasan dengan memasang tanda blok.
  • Pada kawasan konservasi yang rawan konflik tenurial dan relative tinggi tekanan masyarakatnya serta kepentingan lainnya, agar diprioritaskan untuk memdapatkan alokasi anggaran penandaan batas zona blok di tahun mendatang.
  • Dalam rangka sosialisasi pengelolaan kawasan konservasi, penandaan Batas Blok di kawasan konservasi dapat dilakukan sebagai salah satu penyebarluasan informasi keberadaan dan kegiatan pengelolaan kawasan konservasi kepada masyarakat sekitar kawasan. Dalam  Sosialisasi tersebut juga menyampaikan informasi kepada masyarakat ruang-ruang kawasan di dalam kawasan yang mana bisa dimanfaatkan dan yang mana tidak bisa dimanfaatkan serta lokasi areal kemitraan di blok tradisional/blok rehabilitasi/ blok pemanfaatan.
  • Diharapkan untuk biaya anggaran penandaan batas zona blok sesuai Standar Kegiatan dan Biaya dapat dipertimbangkan secara perhitungan regional. Perbedaan harga dan lokasi yang jauh serta membutuhkan transportasi laut dan udara menjadi kendala bagi beberapa UPT dalam pemasangan tanda batas zona bloknya.

 

Sumber : Mugiharto, PEH Muda Dit. PIKA

>




Berita Seputar PIKA

Reviu Rencana Kerja Direktorat Perencanaan Kawasan Konservasi 2021
Yuk berwisata Susur Mangrove di TWA Angke Kapuk Jakarta
Wisata Panorama Petung Sewu di Taman Hutan Raya Raden Soerjo
Sosialisasi NSPK Penandaan Batas Zona Blok di Kantor Balai KSDA Sumatera Selatan
Bimbingan Teknis Pengelolaan Taman Hutan Raya Raden R Soerjo, Malang, Jawa Timur
Sosialisasi Aturan Penandaan Batas Blok Zona di BKSDA Aceh
Evaluasi SAKIP Tahun 2020 Direktorat PIKA
Pembinaan Pegawai Direktorat PIKA Tahun 2020
BIMBINGAN TEKNIS DAN SUPERVISI INVENTARISASI POTENSI KAWASAN KONSERVASI
Workshop Teknis Pengelolaan Portal Balai Kliring Keanekaragaman Hayati Indonesia
Penataan Blok Taman Hutan Raya Sultan Thaha Syaifuddin- Jambi
Serunya Belajar sambil Outing Pada Peningkatan Kapasitas ASN Direktorat PIKA Tahun 2018
PELUNCURAN AWAL PORTAL BALAI KLIRING KEANEKARAGAMAN HAYATI INDONESIA
Inilah 3 Cagar Biosfer Baru di Indonesia
Bimtek Pemetaan III, Bimtek Terakhir PIKA di tahun 2018
Penutupan Bimtek Pemetaan Tahura Angkatan II
PERAN SULTAN DAN RAJA DALAM PENUNJUKAN KAWASAN KONSERVASI DAN PELESTARIAN JENIS (1920 – 1938)
Bimtek Pemetaan untuk Tahura Angkatan I (26 Februari - 3 Maret 2018)
Bimbingan Teknis/Supervisi Terkait Penyusunan Penataan Blok Kawasan Konservasi di BBKSDA Papua Barat
" Taman Buru", si Anak Tiri dari Kawasan Hutan Konservasi
Katalog Kawasan Pemulihan Ekosistem Indonesia
PENILAIAN 23 (DUA PULUH TIGA) RANCANGAN BLOK KK BALAI BESAR KSDA JAWA BARAT
PENUTUPAN MAGANG GIS PEMBUATAN PETA ARAHAN PENGELOLAAN KAWASAN KONSERVASI ANGKATAN VIII (20 – 26 Oktober 2017)
PERCEPATAN PENATAAN KAWASAN KONSERVASI
MAGANG GIS UNTUK PEMBUATAN PETA ARAHAN PENGELOLAAN KAWASAN KONSERVASI DENGAN MENGGUNAKAN APLIKASI MODEL ANALISA SPASIAL ANGKATAN VIII (16 – 20 OKTOBER 2017)
KESAN PESAN PESERTA MAGANG GIS PEMBUATAN PETA ARAHAN PENGELOLAAN KAWASAN KONSERVASI ANGKATAN VII
Surat Perihal Data Desa Sekitar Kawasan Konservasi
Surat Perihal Peta Open Area dalam Kawasan Konservasi
MAGANG GIS UNTUK PEMBUATAN PETA ARAHAN PENGELOLAAN KAWASAN KONSERVASI ANGKATAN 7 (2 – 6 OKTOBER 2017) DENGAN MENGGUNAKAN APLIKASI MODEL ANALISA SPASIAL
Perpres RI No. 88 Tahun 2017
Undangan Magang GIS Angkatan 7 dan 8
Step to Step Mengunduh Citra Landsat, MODIS di USGS EarthExplorer
Gelombang II: In House Training GIS Dit. PIKA
In House Traning GIS Dit. PIKA
Surat Edaran Pemberian Data dan Informasi Spasial Lingkungan Hidup dan Kehutanan
Petunjuk Teknis Aplikasi Model Analisa Spasial dalam Pembuatan Peta Arahan Kawasan Konservasi
Hasil Target B04T17 UPT tentang Renaksi Percepatan Kebijakan Satu Peta
Penyelenggaraan Hari Konservasi Alam Nasional Tahun 2017
Apa Kesan Peserta Magang dan Bimtek Pemetaan GIS Direktorat PIKA?
Kunjungan Kerja Direktur PIKA Ke Taman Nasional Komodo


KemenLHK