Yuk berwisata Susur Mangrove di TWA Angke Kapuk Jakarta


Tahukah kalian, di ditengah-tengah pemukiman mewah di Jakarta Utara terdapat kawasan konservasi alam mangrove seluas 99,82 Ha yang dimanfaatkan untuk pariwisata dan rekreasi alam yang Bernama Taman Wisata Alam (TWA) Angke Kapuk. Secara administratif TWA Angke Kapuk terletak di Kelurahan Kamal Muara kecamatan Penjaringan Kotamadya Jakarta Utara. TWA Angke Kapuk sangat diminati oleh warga Jakarta dan sekitarnya sebagai tempat wisata karena letaknya yang strategis dengan kemudahan akses transportasi dan minimnya tempat wisata alam di Jakarta.

TWA Angke Kapuk didominasi oleh Hutan mangrove (bakau) Muara Angke – Angke Kapuk dimana merupakan bagian dari kawasan hutan mangrove (bakau) Tegal Alur - Angke Kapuk di Pantai Utara Jakarta dan termasuk ke dalam wilayah Kecamatan Penjaringan, Kotamadya Jakarta Utara. Salah satu kegiatan wisata yang dapat dilakukan di Taman Wisata Alam ini adalah menyusuri hutan bakau dengan perahu boat.  Pengunjung dapat menikmati suasana dan pemandangan hutan mangrove. Beberapa vegetasi yang dapat dinikmati di kawasan ini antara lain Bidara (Sonneratia caseolaris), Warakas (Acrostichum aureum), Api-api (Avicenia marina), Cantigi (Ceriops sp.), Buta-buta (Exocecaris agallocha), Bakau (Rhizophora mucronata dan Rhizophora stylosa). Sedangkan jenis vegetasi pantai/rawa diantaranya adalah waru laut (Hibiscus tiliaceus), Bluntas (Pluchea indica), Mendongan (Scripus litoralis), Trembesi (Samanea saman), Flamboyan (Delonix regia), Dadap (Erytrina variagata), dan duri Busyetan (Mimosa sp.).

Selama menyusuri dengan perahu boat di aliran sungai mangrove TWA Angke Kapuk pengunjung juga dapat melihat beberapa fauna yang hidup di kawasan ini. Fauna Jenis fauna yang menghuni kawasan TWA Angke Kapuk umumnya adalah jenis burung lahan basah, beberapa diantaranya adalah Pecuk Ular (Anhinga melanogaster), Kowak maling (Nycticorax nicticorax), Kuntul Putih (Egretta sp), Kuntul Kerbau (Bubulcus ibis), Cangak Abu (Ardea cinerea) Blekok (Ardeola sp), Belibis kembang (Dendrocygna arcuata), cekakak (Alcedo chloris). Selain itu terdapat pula beberapa jenis reptil yang dapat dilihat salah satunya yaitu Biawak Air Tawar (Varanus salvator). Fauna khas yang hanya ditemukan di hutan mangrove antara lain adalah ikan gelodok/gelosoh dan udang bakau (Glossogobius giuris).Di kawasan TWA Angke Kapuk juga terdapat berbagai jenis ikan yang hidup di sela-sela perakaran vegetasi mangrove.

Selain menyusuri sungai bakau di TWA Angkek Kapuk, beberapa paket wisata yang ditawarkan oleh pengelola adalah: penanaman mangrove, berkeliling kawasan dengan jalan kaki ataupun memakai perahu, pemotretan (pre wedding), pendidikan lingkungan bagi pelajar, pengamatan burung, outbond, wisata keluarga (menginap) dan lain sebagainya.

 

Sumber: Mugiharto HP, S.Hut MSi. (PEH Muda Dit PIKA)




Berita Seputar PIKA

Reviu Rencana Kerja Direktorat Perencanaan Kawasan Konservasi 2021
Yuk berwisata Susur Mangrove di TWA Angke Kapuk Jakarta
Wisata Panorama Petung Sewu di Taman Hutan Raya Raden Soerjo
Sosialisasi NSPK Penandaan Batas Zona Blok di Kantor Balai KSDA Sumatera Selatan
Bimbingan Teknis Pengelolaan Taman Hutan Raya Raden R Soerjo, Malang, Jawa Timur
Sosialisasi Aturan Penandaan Batas Blok Zona di BKSDA Aceh
Evaluasi SAKIP Tahun 2020 Direktorat PIKA
Pembinaan Pegawai Direktorat PIKA Tahun 2020
BIMBINGAN TEKNIS DAN SUPERVISI INVENTARISASI POTENSI KAWASAN KONSERVASI
Workshop Teknis Pengelolaan Portal Balai Kliring Keanekaragaman Hayati Indonesia
Penataan Blok Taman Hutan Raya Sultan Thaha Syaifuddin- Jambi
Serunya Belajar sambil Outing Pada Peningkatan Kapasitas ASN Direktorat PIKA Tahun 2018
PELUNCURAN AWAL PORTAL BALAI KLIRING KEANEKARAGAMAN HAYATI INDONESIA
Inilah 3 Cagar Biosfer Baru di Indonesia
Bimtek Pemetaan III, Bimtek Terakhir PIKA di tahun 2018
Penutupan Bimtek Pemetaan Tahura Angkatan II
PERAN SULTAN DAN RAJA DALAM PENUNJUKAN KAWASAN KONSERVASI DAN PELESTARIAN JENIS (1920 – 1938)
Bimtek Pemetaan untuk Tahura Angkatan I (26 Februari - 3 Maret 2018)
Bimbingan Teknis/Supervisi Terkait Penyusunan Penataan Blok Kawasan Konservasi di BBKSDA Papua Barat
" Taman Buru", si Anak Tiri dari Kawasan Hutan Konservasi
Katalog Kawasan Pemulihan Ekosistem Indonesia
PENILAIAN 23 (DUA PULUH TIGA) RANCANGAN BLOK KK BALAI BESAR KSDA JAWA BARAT
PENUTUPAN MAGANG GIS PEMBUATAN PETA ARAHAN PENGELOLAAN KAWASAN KONSERVASI ANGKATAN VIII (20 – 26 Oktober 2017)
PERCEPATAN PENATAAN KAWASAN KONSERVASI
MAGANG GIS UNTUK PEMBUATAN PETA ARAHAN PENGELOLAAN KAWASAN KONSERVASI DENGAN MENGGUNAKAN APLIKASI MODEL ANALISA SPASIAL ANGKATAN VIII (16 – 20 OKTOBER 2017)
KESAN PESAN PESERTA MAGANG GIS PEMBUATAN PETA ARAHAN PENGELOLAAN KAWASAN KONSERVASI ANGKATAN VII
Surat Perihal Data Desa Sekitar Kawasan Konservasi
Surat Perihal Peta Open Area dalam Kawasan Konservasi
MAGANG GIS UNTUK PEMBUATAN PETA ARAHAN PENGELOLAAN KAWASAN KONSERVASI ANGKATAN 7 (2 – 6 OKTOBER 2017) DENGAN MENGGUNAKAN APLIKASI MODEL ANALISA SPASIAL
Perpres RI No. 88 Tahun 2017
Undangan Magang GIS Angkatan 7 dan 8
Step to Step Mengunduh Citra Landsat, MODIS di USGS EarthExplorer
Gelombang II: In House Training GIS Dit. PIKA
In House Traning GIS Dit. PIKA
Surat Edaran Pemberian Data dan Informasi Spasial Lingkungan Hidup dan Kehutanan
Petunjuk Teknis Aplikasi Model Analisa Spasial dalam Pembuatan Peta Arahan Kawasan Konservasi
Hasil Target B04T17 UPT tentang Renaksi Percepatan Kebijakan Satu Peta
Penyelenggaraan Hari Konservasi Alam Nasional Tahun 2017
Apa Kesan Peserta Magang dan Bimtek Pemetaan GIS Direktorat PIKA?
Kunjungan Kerja Direktur PIKA Ke Taman Nasional Komodo


KemenLHK