PENUTUPAN MAGANG GIS PEMBUATAN PETA ARAHAN PENGELOLAAN KAWASAN KONSERVASI ANGKATAN VIII (20 – 26 Oktober 2017)


Magang GIS Pembuatan Peta Arahan Pengelolaan Kawasan Konservasi Angkatan VIII telah berakhir tanggal 26 Oktober 2017. Sebelum acara penutupan, para peserta mempresentasikan hasil peta arahan pengelolaan KK yang telah dibuat.  Setiap peserta UPT yang mengikuti magang diharuskan membuat peta arahan pengelolaan blok/zona. Pencapaian terbanyak diperoleh dari BKSDA Maluku (Sdr. Zulham dan Sdr. Arga Christyanto) yang menghasilkan 18 peta arahan selama pelaksanaan magang. Wakil dari BBKSDA Jawa Barat menghasilkan 9 peta arahan pengelolaan blok, sedangkan peserta dari BKSDA Sulawesi Tengah dan BKSDA Kalimantan Tengah masing-masing menghasilkan 2 peta arahan blok.  Total peta arahan pengelolaan blok/zona yang dihasilkan dari magang angkatan VIII adalah 46 peta arahan.

Peta arahan pengelolaan KK yang telah dibuat selama kegiatan magang selanjutnya dianalisa dan dicermati oleh para pimpinan UPT, yang kemudian menjadi peta arahan blok atau zonasi. Peta arahan blok atau zonasi ini kemudian dikonsultasi publikkan kepada dinas instansi terkait, masyarakat, dan NGO. Pasca konsultasi publik itulah resmi menjadi peta blok/zonasi. Terakhir peta blok atau zonasi ini dibuat narasi, dan analisis pada masing-masing blok/zonasi yang berpedoman pada Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. P. 76/Menlhk-Setjen/2015 tentang Kriteria Zona Pengelolaan Taman Nasional dan Blok Pengelolaan Cagar Alam, Suaka Margasatwa, Taman Hutan Raya dan Taman Wisata Alam. Dokumen ini kemudian diajukan ke Ditjen KSDAE untuk mendapat pengesahan.

Berikut beberapa kesan dan pesan dari para peserta magang:

Siti Wulandari (BKSDA Sulawesi Tengah) : “Ilmu yang didapat sangat bermanfaat dan sangat membantu apalagi untuk yang masih pemula.”

Pandu Wijaya (TN Bunaken) : “Semoga ke depan bisa pemantapan lagi bagi wilayah laut”

Hamiudin (Tahura Ngurah Rai): “Magang ini menjadikan Tahura siap running sejajar dengan kawasan konservasi.”

Yoga Sutisna (BKSDA Jawa Barat) : “ Model ini memudahkan dan mempercepat pembuatan blok, tinggal menggabungkan dengan kebijakan dan penyelesaian permasalahan di lapangan.”




Berita Seputar PIKA

" Taman Buru", si Anak Tiri dari Kawasan Hutan Konservasi
Katalog Kawasan Pemulihan Ekosistem Indonesia
PENILAIAN 23 (DUA PULUH TIGA) RANCANGAN BLOK KK BALAI BESAR KSDA JAWA BARAT
PENUTUPAN MAGANG GIS PEMBUATAN PETA ARAHAN PENGELOLAAN KAWASAN KONSERVASI ANGKATAN VIII (20 – 26 Oktober 2017)
PERCEPATAN PENATAAN KAWASAN KONSERVASI
MAGANG GIS UNTUK PEMBUATAN PETA ARAHAN PENGELOLAAN KAWASAN KONSERVASI DENGAN MENGGUNAKAN APLIKASI MODEL ANALISA SPASIAL ANGKATAN VIII (16 – 20 OKTOBER 2017)
KESAN PESAN PESERTA MAGANG GIS PEMBUATAN PETA ARAHAN PENGELOLAAN KAWASAN KONSERVASI ANGKATAN VII
Surat Perihal Data Desa Sekitar Kawasan Konservasi
Surat Perihal Peta Open Area dalam Kawasan Konservasi
MAGANG GIS UNTUK PEMBUATAN PETA ARAHAN PENGELOLAAN KAWASAN KONSERVASI ANGKATAN 7 (2 – 6 OKTOBER 2017) DENGAN MENGGUNAKAN APLIKASI MODEL ANALISA SPASIAL
Perpres RI No. 88 Tahun 2017
Undangan Magang GIS Angkatan 7 dan 8
Step to Step Mengunduh Citra Landsat, MODIS di USGS EarthExplorer
Gelombang II: In House Training GIS Dit. PIKA
In House Traning GIS Dit. PIKA
Petunjuk Teknis Aplikasi Model Analisa Spasial dalam Pembuatan Peta Arahan Kawasan Konservasi
Hasil Target B04T17 UPT tentang Renaksi Percepatan Kebijakan Satu Peta
Penyelenggaraan Hari Konservasi Alam Nasional Tahun 2017
Birding and Photo Competition Matalawa
Apa Kesan Peserta Magang dan Bimtek Pemetaan GIS Direktorat PIKA?
Kunjungan Kerja Direktur PIKA Ke Taman Nasional Komodo
Peta Arahan Pengelolaan Kawasan Konservasi Hasil Magang GIS Tahun 2017
Acara Pelepasan Kepala Sub Direktorat Inventarisasi dan Informasi Kawasan Konservasi, Ir. Kuspriyadi Sulistyo, MP
Lowongan/Rekrutmen Fasilitator Desa Forest Programme III Sulawesi
Capaian Peserta Magang GIS Angkatan 1
Perubahan Jadwal Program Magang GIS untuk Pemetaan Arahan ZOna/Blok KK
CD DIGITAL MAP DALAM RANGKA CAPAIAN KEBIJAKAN SATU PETA


KemenLHK