Bimbingan Teknis/Supervisi Terkait Penyusunan Penataan Blok Kawasan Konservasi di BBKSDA Papua Barat


Sorong, 13 Februari 2018, Bertempat di ruang rapat Balai Besar KSDA Papua Barat  telah dilaksanakan  Bimbingan Teknis/Supervisi terkait Penyusunan Penataan Blok   selama 2 hari pada tanggal 12-13 Pebruari  2018. Kegiatan ini  dihadiri oleh Kepala Balai Besar KSDA Papua Barat  dengan peserta  + 25 orang dari terdiri dari Kepala Bidang Teknis Balai Besar KSDA Papua Barat , Kepala Bidang Wilayah Balai Besar KSDA Papua Barat, Kepala Seksi Wilayah Balai Besar KSDA Papua Barat , Kepala Seksi P3 Balai Besar KSDA Papua Barat,  Tim Penyusun Dokumen Blok dan beberapa staf teknis Balai Besar KSDA Papua Barat   

       Pelaksanaan kegiatan ini diawali dengan pembukaan oleh Kepala Balai Besar KSDA Papua Barat yang dalam hal diwakili oleh Kepala Bidang Wilayah I, dengan diikuti peserta dari beberapa eselon 4 dan staf teknis yang terkait dalam penyusunan blok.

Pada kesempatan hari pertama, kegiatan dilaksanakan dengan penyampaian materi dari BBKSDA Papua Barat yang berjudul progress pengukuhan dan penataan batas kawasan konservasi di Papua Barat. Yang kemudian dilanjutkan dengan materi dari Tim Bimtek /Supervisi Penataan Blok Sub Direktorat Penataan KK, dengan materi  mengenai Penataan Kawasan Konservasi dan materi tentang pembelajaran mengenai penataan kawasan konservasi yang dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab. Kemudian peserta di berikan latihan dalam penyusunan nilai penting kawasan konservasi dalam rangka penyusunan Bab I dokumen Blok. Terdapat 3 kawasan yang diujicoba dalam pembuatan matrik nilai penting yaitu TWA Klamono, CA Arfak dan CA Misool Selatan.

Pada kesempatan hari kedua, dihadiri pula oleh Kepala Balai Besar KSDA Papua Barat dan Kepala Bidang  Teknis BBKSDA Papua Barat yang memberikan arahan kepada peserta Bimtek /Supervisi Penataan Blok di BBKSDA Papua Barat. Kemudian dilanjutkan kegiatan bimtek ini dengan presentasi hasil latihan peserta yang sudah menyusun matrik nilai penting kawasan.

Beberapa hal point penting hasil dari diskusi, presentasi peserta dan latihan dapat kami sampaikan sebagai berikut :

  1. Dari 25 kawasan konservasi yang dikelola oleh BBKSDA Papua Barat, 7 kawasan yang belum di tetapkan dan 4 yang belum di tata batas.
  2. Tahun 2018, UPT BBKSDA Papua Barat telah mengalokasikan anggaran untuk penataan blok 6 kawasan konservasi yaitu :  TWA Klamono, CA Misool Selatan, CA Arfak, CA Peg FakFAk, CA Batanta Barat dan CA Salawati. Sedangkan sisanya terdapat 12 kawasan konservasi yang belum di tata blok.
  3. Metode yang digunakan oleh UPT BBKSDA Papua Barat dalam  penataan blok kawasan tersebut dengan Desk Study, karena didalam anggarannya tidak ada kegiatan pengumpulan data dilapangan. Untuk itu strategy kepala balai besar KSDA Papua Barat , memerintahkan  para tenaga di lapangan mengumpulkan data potensi dilapangan dari hasil laporan monitoring rutin.
  4. Dari hasil penyusunan nilai penting kawasan konservasi, bahwa 3 kawasan yang di rencanakan penataan blok tahun 2018 (TWA Klamono, CA Arfak dan CA Misool Selatan.) merupakan habitat cendrawasih yang merupakan target dari peningkatan 5 % species terancam punah.

Beberapa langkah-langkah upaya percepatan yang perlu dilakukan BBKSDA Papua Barat dalam rangka permasalahan dalam penataan kawasan konservasi diantaranya adalah :

  • Segera mengidentifikasi kawasan- kawasan yang luasan kecil, memiliki fungsi yang sama dan terkonsentrasi dalam satu hamparan atau pulau. Kemudian lokasi tersebut dijadikan target prioritas penataan kawasan konservasi dalam satu kegiatan ditahun 2018-2019
  • Mengumpulkan data-data dan informasi terkait kawasan konservasi di wilayah Papua Barat  yang berasal dari hasil penelitian studi literature. Dari data tersebut menjadi sumber informasi dalam penyusunan draft nol dokumen blok kawasan terutama pada bab I Deskripsi.
  • Dalam hal keterbatasan anggaran yang disediakan dalam RKA-KL terkait penataan blok kawasan konservasi, maka BBKSDA Papua Barat perlu berstrategi untuk tetap melakukan kegiatan penataan kawasan dari sumber dana yang beda output IKK di RKA-KL, misalnya penataan blok KPHK dimana target outputnya masuk kedalam IKK KPHK tetapi pelaksanaan penataan blok kawasan yang sudah ada SK KPHK nya.
  • Perlu adanya koordinasi yang intensif antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah dalam bidang penataan kawasan untuk menghindari permasalahan terkait pelaksanaan kegiatan tersebut.




Berita Seputar PIKA

Workshop Teknis Pengelolaan Portal Balai Kliring Keanekaragaman Hayati Indonesia
Penataan Blok Taman Hutan Raya Sultan Thaha Syaifuddin- Jambi
Serunya Belajar sambil Outing Pada Peningkatan Kapasitas ASN Direktorat PIKA Tahun 2018
PELUNCURAN AWAL PORTAL BALAI KLIRING KEANEKARAGAMAN HAYATI INDONESIA
Inilah 3 Cagar Biosfer Baru di Indonesia
Bimtek Pemetaan III, Bimtek Terakhir PIKA di tahun 2018
Bimbingan Teknis dan Supervisi Inventarisasi Potensi Kawasan Konservasi di Balai KSDA Kalimantan Tengah
Penutupan Bimtek Pemetaan Tahura Angkatan II
PERAN SULTAN DAN RAJA DALAM PENUNJUKAN KAWASAN KONSERVASI DAN PELESTARIAN JENIS (1920 – 1938)
Bimtek Pemetaan untuk Tahura Angkatan I (26 Februari - 3 Maret 2018)
Bimbingan Teknis/Supervisi Terkait Penyusunan Penataan Blok Kawasan Konservasi di BBKSDA Papua Barat
" Taman Buru", si Anak Tiri dari Kawasan Hutan Konservasi
Katalog Kawasan Pemulihan Ekosistem Indonesia
PENILAIAN 23 (DUA PULUH TIGA) RANCANGAN BLOK KK BALAI BESAR KSDA JAWA BARAT
PENUTUPAN MAGANG GIS PEMBUATAN PETA ARAHAN PENGELOLAAN KAWASAN KONSERVASI ANGKATAN VIII (20 – 26 Oktober 2017)
PERCEPATAN PENATAAN KAWASAN KONSERVASI
MAGANG GIS UNTUK PEMBUATAN PETA ARAHAN PENGELOLAAN KAWASAN KONSERVASI DENGAN MENGGUNAKAN APLIKASI MODEL ANALISA SPASIAL ANGKATAN VIII (16 – 20 OKTOBER 2017)
KESAN PESAN PESERTA MAGANG GIS PEMBUATAN PETA ARAHAN PENGELOLAAN KAWASAN KONSERVASI ANGKATAN VII
Surat Perihal Data Desa Sekitar Kawasan Konservasi
Surat Perihal Peta Open Area dalam Kawasan Konservasi
MAGANG GIS UNTUK PEMBUATAN PETA ARAHAN PENGELOLAAN KAWASAN KONSERVASI ANGKATAN 7 (2 – 6 OKTOBER 2017) DENGAN MENGGUNAKAN APLIKASI MODEL ANALISA SPASIAL
Perpres RI No. 88 Tahun 2017
Undangan Magang GIS Angkatan 7 dan 8
Step to Step Mengunduh Citra Landsat, MODIS di USGS EarthExplorer
Gelombang II: In House Training GIS Dit. PIKA
In House Traning GIS Dit. PIKA
Surat Edaran Pemberian Data dan Informasi Spasial Lingkungan Hidup dan Kehutanan
Petunjuk Teknis Aplikasi Model Analisa Spasial dalam Pembuatan Peta Arahan Kawasan Konservasi
Hasil Target B04T17 UPT tentang Renaksi Percepatan Kebijakan Satu Peta
Penyelenggaraan Hari Konservasi Alam Nasional Tahun 2017
Birding and Photo Competition Matalawa
Apa Kesan Peserta Magang dan Bimtek Pemetaan GIS Direktorat PIKA?
Kunjungan Kerja Direktur PIKA Ke Taman Nasional Komodo
Peta Arahan Pengelolaan Kawasan Konservasi Hasil Magang GIS Tahun 2017
Acara Pelepasan Kepala Sub Direktorat Inventarisasi dan Informasi Kawasan Konservasi, Ir. Kuspriyadi Sulistyo, MP
Lowongan/Rekrutmen Fasilitator Desa Forest Programme III Sulawesi
Capaian Peserta Magang GIS Angkatan 1
Perubahan Jadwal Program Magang GIS untuk Pemetaan Arahan ZOna/Blok KK
CD DIGITAL MAP DALAM RANGKA CAPAIAN KEBIJAKAN SATU PETA


KemenLHK